Sore ini semburat senja menyingsing menghiasi kerajaan di ufuk barat. Seperti senja biasa, seperti hari-hari kemarin. Namun, hari ini adalah penghujung ramadhan. Mungkin malam ini sebagian masjid sudah dimeriahkan dengan takbir idul fitri. Namun bisa jadi sebagian lagi masih mendirikan sholat sunnah tarawih.

Dari dalam mobil travel alrin yang membawaku pulang dari tanah rantau yogya menuju tegal, kulayangkan pandanganku keluar melalui jendela. Menikmati perjalanan sambil melihat-lihat pemandangan seringnya menimbulkan inspirasi bagiku. Seperti kali ini, mataku tertuju pada gebyarnya kembang api di langit tepat di atas perumahan di dekat sawah nun jauh disana. Orang menyebutnya, mercon air mancur.

NIIIIIIIIIT…… DOORRR…!!! PYAR…PYAR…

DOOORRR…….NGIIIIIIIIING…..!!! PYAR…PYAR….

Begitu iramanya. Begitu muncul kembang-kembang di langit, ratusan mata anak kecil tak berkedip menyaksikan indahnya pemandangan di langit malam itu. Setelahnya, kemudian sorak-sorai, teriakan heboh dari mereka yang mengisi kekosongan suasana disana.  Ya, sebagian besar penikmat kembang api itu adalah anak kecil. Eh, nda juga ding. Banyak juga orang dewasa yang sangat menikmati pemandangan tersebut.

Mau tau, knapa kembang api air mancur menjadi istimewa dan banyak digemari?

Jawaban standar, karena warna dan kerlap-kerlip kembang api bikin langit yang gelap menjadi meriah dan berwarna.

Selain itu, yang bikin istimewa lagi adalah suasananya. Kembang api sering dijadikan pelengkap sebuah perayaan kebahagiaan. Missal: setiap perayaan tahun baru, di alun-alun pasti ada kembang api air mancur.

Juga wedding party. Sama kayak yang sering kulihat selama aku di Baitussalam. Biasanya, kalo malem minggu di Ramayana Ballet, sering ada pesta kembang api. Sampe adek-adek SMP lari-lari buat berebut tempat ngeliat dari dinding pembatas asrama kita. Mata mereka berbinar-binar ngeliat gemerlap nya kembang api itu. Tapi kalo dipikir-pikir, kegirangan adik-adik yang ngeliat kembang api tentu berbeda rasanya dengan kebahagiaan orang-orang di Ramayana ballet yang mungkin sedang mengadakan wedding party ceremony. Kalo adik-adik girang karna ngeliat kerlap-kerlip kembang api yang indah menghiasi langit mereka yang seringnya gelap. Sedang orang-orang di Ramayana Ballet, kegembiraan mereka semakin lengkap dengan kehadiran kembang api yang memeriahkan party mereka.

Niiiiitt………. DOR…..DOR…!! PYAR….PYAR…..PYAR….!!

Ah, sudahlah.. lupakan.. yg kutulis pun hanya sekedar prediksi. Dari sbuah rasa.

Advertisements

About Adistya

I'm a 22 years old girl. Just it. to be continue..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s