1. Dunia nyata itu buatan Allah S.W.T, sedang dunia maya adalah bikinan imajinasi manusia dan kreatifitasnya, membuat dunia maya hanya dibuat untuk memuaskan imajinasi kita, dipaksa mencoba memahami hal – hal / manfaat yang diberikan suatu permainan bagi pemainnya. Lain dengan dunia nyata, DI dunia nyata, semua berjalan tergantung pilihan. Ada banyak sekali pilihan dan konsekuensi disana. Ada banyak keanekaragaman di sana, banyak perbedaan namun di situlah kenapa kita tidak pernah bosan hidup di dunia nyata. Semua itu nggak akan bisa di dapat di dunia maya
  2. Dunia maya menuntut segalanya serba cepat, seolah – olah memajukan 1 bulan menjadi 1 hari atau bahkan hanya 12 jam, pemainnya dipaksa untuk terus berpindah pikiran dan pola karena terlalui cepatnya irama permainan sehingga semuanya tidak bisa dipahami pemainnya. Dunia nyata kebalikannya. Semua berjalan lambat. Bahkan kita bisa berpikir banyak hal dalam waktu satu detik. Sedang satu hari itu sendiri ada 24 jam. Membuat manusia PASTI memiliki waktu luang untuk merenung, mengulang, instropeksi diri akan apa-apa yang telah diperbuatnya. Contoh gampang, : betapa mudahnya jadi Leader of New York (pemimpin mafia di game Godfather) hanya dalam waktu 1 bulan pun bisa. Namun, butuh 6 TAHUN untuk bisa menyelesaikan pendidikan dasar (SD). Contoh lain, coba aja orang desa yang ga ngerti apa-apa tentang game (maya), terus diajari sebentar habis itu disuruh main Pro Evolution Soccer 2010, pasti dianya gak bisa ngikutin dengan gerak pemain yang secepat itu. Sama juga dengan anak gamer maniak yang tiba-tiba 1 minggu harus hidup di desa, dijauhkan dari segala media maya, rasanya pasti waktu berjalan SANGAT lambat hingga akhirnya dia bosan sendiri.
  3. Sebagus apapun suatu game / film, tingkat kekompleks-annya pasti sangat jauh dibandingkan apa yang ada di planet sekecil pluto. Semua tata surya, galaksi , bahkan semuanya tersusun atas atom, sedang atom sendiri begitu rumit dan kecil  hingga manusia kesusahan membuatnya. Semua tatanannya menunjukkan hasil cipta yang tidak hanya punya tingkat seni yang tinggi,namun juga tingkat pengetahuan yang maha tinggi dan luas yang tidak mungkin dimiliki makhluknya.
  4. Apalagiya… mmmm??

-M. Jundi Arrofi-

(Abis, Rofi ndak mau bikin blog, si..)

Advertisements

About Adistya

I'm a 22 years old girl. Just it. to be continue..

3 responses »

  1. yulifia says:

    bedanya fana dan maya apa ya dis??? fana itu tidaklah nyata… trus kalo maya berarti lebih gak nyata lagi… dunia yang fana berarti masih mending daripada yang maya?? ah pusing…. semakin jauh dari dunia yang benar2 “nyata”

  2. yulifia says:

    dis… lay outnya bikinpusing… bagus sih.. tp mbingungi…

  3. Adistya says:

    @ yulifia: ya..gitu, deh…tanya aja ama rofi yang bikin tu opini…kakaknya de’ ozan, tu lho..(n_n)^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s