“Akurat, Jelas, Ringkas, Lengkap..”

Itulah kaidah penulisan ilmiah yang dididik oleh Pak Iwan, dosen pembimbing sekaligus pembimbing spiritualku. Awalnya, kaidah itu sangat bertolak belakang dengan gaya tulisanku, seorang Adistya, yang belum pernah menang PKM (halah, nggaya. Ikut aja belum pernah..he he), belum pernah ikut riset-riset ilmiah kecuali waktu masuk nominasi 5 besar LKTI di FEB tahun 2008 (Waktu itu pun tentang sosial ekonomi pertanian). Nggak berhubungan dengan ilmu eksak. Waktu itu bareng Indari (FEB ’05) dan Ian (PN’04). Maka gaya penulisanku cenderung deskriptif, panjang, penuh perasaan (alias nggak akurat), mungkin kadang nggak jelas juga (mungkin).

Makanya, mungkin, proses perbaikannya jadi luama buangets..melebihi proses yang biasanya dilalui teman-temanku..apalagi tema yang kuangkat terbilang baru di kapita selekta ilmu Teknologi Hasil Perikanan.

“Jenis Asam Lemak Mikroalga Tetraselmis suecica yang Berpotensi sebagai Biodiesel.”

Terhitung sejak 3 november setelah data GC-MS keluar, dengan waktu tidak produktif (liburan, lah, nggak focus lah, nyantai-nyantai, lah) sekitar sebulan..berarti udah sebulan lebih waktu produktif yang kugunakan. Standarnya, biasanya, usia revisi segitu udah bisa acc. Kalo dihitung revisinya, 7 kali ke pak Iwan dan 6 kali ke pak Eko. tapi masih aja disuruh belajar lagi, belajar lagi, dan belajar lagi…

dengan slogan “KONSENTRASI!!, KONSISTEN!!, PRIORITAS!!, EFISIEN!! (Sholihin Abu Izzudin)”

Atau, “SHOW YOUR BEST N NEVER GIVE UP (Adis)”

Atau, “Tuhan mengabulkan hujan, pada petani yang menyiapkan lahannya (film Facing the Giant)”

Akhirnya waktu yang ditargetkan pun tak tercapai..kecewa, sih..

Tapi subhanallah..dari sana aku belajar buanyak..pake buangetss..wah, tak terkira deh rasanya mendapat pelajaran yang berharga dari dosen senior macam pak iwan (Dr. Ir. Iwan Yusuf bambang Lelana, M.Si, ketua prodi THP) dan pak Eko (Eko Agus Suyono, S.Si. M.App.Sc, ketua LPPM).

Bikin aku ngerasa jadi mahasiswa beneran..bukan mahasiswa karbitan..nggak sia-sia aku belajar langsung dari ahlinya. Walaupun Pak Iwan terkenal perfeksionis, dan sering dianggap killer. Kalo sifat perfeksionisnya cocok, lah sama aku..aku kan nggak pingin karyaku ecek-ecek..ngapain jadi mahasiswa bimbingan pak Iwan, kalo nggak dapet apa-apa..kalo cuma dapet yang karbitan..

Kalo Pak Eko, sebagai seorang master lulusan Australia, beliau mendidikku untuk menekankan pentingnya sitati..eh, sitasi maksudnya..apaan tuh? Aku juga baru tau dari beliau istilah sitasi. Maksudnya adalah pencantuman sumber pustaka.

Beliau mendidikku untuk tidak menjadi mahasiswa plagiator. Dengan mencantumkan sumber dari setiap pendapat yang kutuliskan. Wah, ternyata emang luar biasa berharganya sitati, eh, sitasi itu. Menelusuri kembali pendapat dari pustaka yang belum aku cantumkan sumbernya, membuatku menghargai ilmu yang kukutip dalam tulisanku. Kalo pendapat itu hasil karya orang lain, dan tidak aku cantumkan sumbernya, artinya aku mengaku itu adalah pendapatku. Padahal, aku tidak bisa mempertanggungjawabkannya sendiri. Maka bisa dikatakan aku adalah seorang plagiator. Masya Allah..lagipula, Menghormati ahli ilmu adalah syarat dan adab dalam menuntut ilmu, tau..

Hemm..bergulat sama pemikiran ilmiah, ni..aku jadi berfikir..tuntutan seorang dosen berarti gitu juga kali, ya.

Menjadi sosok yang jelas..akurat..lengkap..ringkas..nggak basa-basi..ih..nggak kebayang kalo aku jadi dosen..

eh, tapi kan ada juga tu dosen yang professional dari sisi keilmuan, tapi juga penuh perasaan (melankolis gitu, bisa lebay juga)..nggak saklek..nggak kaku..contoh: helvi tiana rosa, romy satria wahono.

Buktinya mereka nge-blog..halah..mulai deh penyakit nggak akuratnya keluar. Pendapat itu kata siapa? Bisa dipertanggungjawabkan nggak? Mana sumbernya? Sitasinya?  He he he..masih kebawa nuansa revisi yang hampir mendarahdaging..yah, semoga bisa menjadi kebiasaan yang positif. Ala bisa karena biasa, betul?

Jadi pingin tau, kalo Irma alumni MIPA yang sekarang jadi dosen di Tasik, tipe ngajarnya gimana ya?

Ada lagi satu nama baru tokoh inspiratorku. Beliau dosen IPB, Ir. Mujizat Kawaroe, Msi. Yang keren pemikirannya..expert di energy alternative, lho. Proyek terbarunya berbahan baku dari mikroalga, lagi. Mirip sama penelitianku. Dosen pembimbingnya danang IPB, lagi. itu, tu..my inspirator.

Hemm..satu lagi yang bikin beliau keren..she’s a women..not a man..wow..amazing woman..itu yang gue cari.

Advertisements

About Adistya

I'm a 22 years old girl. Just it. to be continue..

9 responses »

  1. yulifia says:

    ah… (sambil memukul udara) keduluan adis utk nge-post tulisan berjudul “my masterpiece”… karena keterbatasan fasilitas dan deadline ngejar bu kus yg udah balik ke malaysia tgl 5 kemaren mungkin.
    tapi tak apalah… lagian isi my masterpiece-ku cuma mw nge upload abstrak yg sok-sokan pake bahasa inggris… hehehe…. “correlation between value of children and attitude towards female sterilization on women in their fertile age”

  2. arohmanpanji says:

    hehehe, jadi inget skripsi..

    klo kata Bu Retno dan Pak Eko, “Pola kalimatnya kudu S-O-P”

    klo saran dari Pak Heri, banyak2 baca buku…

    klo saran saya mah, my word is my bond (jadi lu kudu tanggung jawab ama setiap kata yang lu tulis)

    semangat!

  3. wiwidia says:

    ya ….jadi motivasi buat nulis…mg sgera berakhir dengan indah tepat saatnya mba…

  4. yulifia says:

    iya betul…. tak selalu tepat waktu memang, tapi insya Allah “pada waktu yang tepat”

  5. Adistya says:

    @wiwidia: coba buka blognya romy satria wahono. hakikat kebenaran, hakikat penelitian, mudah mengerjakan skripsi 1-3, penelusuran jurnal ilmiah, ada disana. ditambah ABC..Accurate..Brief..Complete n Clear..
    @Yulifia: (n_n)
    @Panji: masih inget skripsi, ji?

  6. arohmanpanji says:

    @adist
    gak mungkin terlupakan kali yg namanya skripsi..
    nah, klo di ODP BNI, kita menyebutnya dengan De Brief (eh, itu pendadaran ding..)

  7. panji says:

    persentasenya sama aja bos..
    skripsi dan bimo, seperti mozaik dalam puzzle ‘amanah’

    nah, puzzle itu baru akan komplit jika hidup ini berakhir dengan khusnul khotimah…

  8. Adistya says:

    @panji: wew, wew..all right..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s