Tertulis tanggal 27 Oktober 2007,

“Saat ini, saat ku merasakan kerinduan
terhadap ibu, ayah nun jauh di sana…di
rumah.. ..
Baru saat ini juga, aku bisa merasakan
kerindu anmu terhadap ayahmu nun jauh di
sana….yang tak mungkin lagi kembali..
Aku tak bisa membayangkan, ditinggalkan
sosok ayah,
Di saat usiamu masih belia,
Saat masih membutuhkan bimbingan,
arahan , suri tauladan, sosok figur…
Kini beban memperbaiki moral keluarga
ada di pundakmu…
Tuntutan pendidikan dan kehidupan yang
menyesakkan hati…
Membuatmu harus tampil beda dari remaja
lain,
Masa remaja mu tidak boleh dihabiskan
untuk hal yang tak berguna…
ku tau kau sering menangis, berharap
ayahmu hadir di sisimu untuk memberimu
selaksa cinta, setitik kesejukan dan
segelas kopi cerita kehidupan..
Memang betul kata seorang kakak, hidup
itu memang keras, dek…
Wahai anak-anak yang terlahir dari cinta
ayah dan ibu…
Sayangi, hormati, jagalah kedua
orangtuamu selagi masih ada…
Sebelum nanti kau terlambat dan kehilangan..
Saat itulah kau BARU akan merasa sangat
KEHILANGAN …”

Notes :

Tulisan ini akan ku upload di notes facebook, karna ada target pembaca disana..

-Sempet ngeliat buku di Yogya Islamic book fair Nov 2009, judulnya, “Aku Mau Ayah!”. Deg..-

Advertisements

About Adistya

I'm a 22 years old girl. Just it. to be continue..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s