Friday is special day. wanna read my journey?

Jumat, 19 Juni 2009

Alhamdulillah, Hari ini aku begitu senang..Senang karena bisa berjumpa kembali dengan hari Jumat, hari yang special dalam Islam dibanding hari-hari lain.

Hari Jumat, menurutku adalah waktu yang tepat untuk mencari ilmu dan mengajarkan ilmu. Hari ini aku meniatkan untuk membaca..Iqro’..Belajar dari perjalanan, dan belajar dari lingkungan.

Hari ini ada agenda talaqqi akhwat di maskam jam 6.30. Karena ada keperluan sedikit, aku baru berangkat jam 8. Nebeng Dwi yang mau ke Fakultasnya, aku diantar ke masjid kampus. Subhanallah. Di warung tenda pinggir jalan yang mau ke Peternakan-KH, aku melihat ada ibu-ibu berbaju karyawan beserta 6 orang karyawan lain. Dan beliau tampak sedang mengajarkan sesuatu. Perhatian ke-6 temannya yang lain tertuju padanya. Mereka terlihat sangat serius menyimak apa yang dikatakan oleh ibu itu. Style ibu itu sangat sederhana. Menggunakan jilbab layaknya ibu-ibu lain, dan bercelana panjang. Subhanallah, damainya melihat mereka sedang belajar.

Setibanya di maskam lantai 2, aku melihat sekumpulan wanita berjilbab sedang belajar bahasa arab. “Hadza libaasun. Tilka bintun..” Subhanallah…

Ada pula yang sedang liqo..bertiga membentuk lingkaran, membaca Al-Quran, lalu mempelajari keindahan ajaran dan syariat Islam. Ada pula lingkaran yang lebih besar. Sekitar 15. Tampaknya mereka berasal dari fakultas yang sama..Mereka terlihat asyik mendiskusikan sesuatu. Mungkin masalah dakwah di kampusnya..mungkin mereka saling berbagi dalam kebersamaan..mungkin juga sedang saling menyemangati..Subhanallah..Indahnya..Ya Allah..Berilah keberkahan pada mereka yang berada dalam majlis ta’lim..

Setelah menikmati indahnya pelangi di awal perjalanan hari ini, kini tiba giliranku pergi menemui guruku. Tokoh yang kukagumi pemikirannya, sikapnya dan kontribusinya bagi orang banyak. Khususnya bagi masyarakat di daerah kelahirannya. Hari ini beliau tiba di Yogya bersama putra ragilnya. Aku sudah mengosongkan “gelas” ku..dan aku sudah menyiapkan beberapa wacana yang ingin kudiskusikan.

Dialah kakakku, sekaligus guruku. Atmo Tan Sidik. Sekitar 2 jam, kami bertiga (aku, Mas Atmo, dan Alvin) berdiskusi tentang banyak hal. Tentang keluarga, hikmah-hikmah dalam hidup, kondisi kekinian, masa depan, dll. Namun tetap saja, berada di antara para pejantan memang berbeda. Mereka tidak berperasaan alias cuek. Tidak peduli pada adiknya yang kelaparan. Pokoknya diri dulu diurus. Hal yang manusiawi. Namun membuatku membayangkan, seandainya ada Mba RIni yang ikut berdiskusi, pasti aku tidak akan sebegininya.

Time flies..

Sampai maghrib kami menghabiskan waktu di toko buku- shopping dan taman budaya. Siang saat baru datang, kakakku belanja buku…saat mau pulang, sudah lewat maghrib, masih juga dia asyik dalam lobi dan tawar menawar dengan pak penjual buku. Masya Allah..Kutubuku sejati.

Lalu jam 14-16 di taman budaya. Bersama Pengurus KPMDB, Komite Persatuan Mahasiswa Daerah Brebes-nya yogya yang sekarang. Kakakku alumni KPMDB, dan pernah jadi ketua KPMDB se jawa. Mengetahui kakakku ke Yogya, pengurus KPMDB langsung mengontak dan membuat janji untuk bertemu. Kupikir, hebat benar, kakakku ni. Udah nggak njabat organisasi, masih aja dilibatkan dalam segala hal. Dan saat diskusi aku berada disana. Lagak kayak orang bego lah, nggak tau apa-apa. Namanya juga belajar.Dapet diskusi, jadi dapet relasi juga, ni. Pulangnya, diajak mampir ke sekretariatnya, karena tiap malam jumat ada yasinan. Buat menyeimbangkan, gitu kata Aris, ketuanya yang baru. Ya, terimakasih atas tawarannya. Maaf, saya tidak biasa keluar malam. Dan mereka sangat maklum. Nice!!!itu kalo wawe bilang..

Perjalanan hari ini belum berakhir. Karena waktu sudah cukup malam untuk seorang Adistya, perjumpaan diakhiri. Kakak dan Alvin ke asrama muh1, dan aku ke asrama amanina. Alhamdulillah..ada luapan kegembiraan yang kurasakan. Namun aku tau tidak boleh berlebihan.

Sampai jumpa hari Jum’at..kita ketemu lagi pekan depan, insya Allah. Kalo masih dikasih umur..

Jumat, 19 Juni 2009

Alhamdulillah, Hari ini aku begitu senang..Senang karena bisa berjumpa kembali dengan hari Jumat, hari yang special dalam Islam dibanding hari-hari lain. Hari Jumat, menurutku adalah waktu yang tepat untuk mencari ilmu dan mengajarkan ilmu. Hari ini aku meniatkan untuk membaca..Iqro’..Belajar dari perjalanan, dan belajar dari lingkungan. Hari ini ada agenda talaqqi akhwat di maskam jam 6.30. Karena ada keperluan sedikit, aku baru berangkat jam 8. Nebeng Dwi yang mau ke Fakultasnya, aku diantar ke masjid kampus. Subhanallah. Di warung tenda pinggir jalan yang mau ke Peternakan-KH, aku melihat ada ibu-ibu berbaju karyawan beserta 6 orang karyawan lain. Dan beliau tampak sedang mengajarkan sesuatu. Perhatian ke-6 temannya yang lain tertuju padanya. Mereka terlihat sangat serius menyimak apa yang dikatakan oleh ibu itu. Style ibu itu sangat sederhana. Menggunakan jilbab layaknya ibu-ibu lain, dan bercelana panjang. Subhanallah, damainya melihat mereka sedang belajar. Setibanya di maskam lantai 2, aku melihat sekumpulan wanita berjilbab sedang belajar bahasa arab. “Hadza libaasun. Tilka bintun..” Subhanallah…Ada pula yang sedang liqo..bertiga membentuk lingkaran, membaca Al-Quran, lalu mempelajari keindahan ajaran dan syariat Islam. Ada pula lingkaran yang lebih besar. Sekitar 15. Tampaknya mereka berasal dari fakultas yang sama..Mereka terlihat asyik mendiskusikan sesuatu. Mungkin masalah dakwah di kampusnya..mungkin mereka saling berbagi dalam kebersamaan..mungkin juga sedang saling menyemangati..Subhanallah..Indahnya..Ya Allah..Berilah keberkahan pada mereka yang berada dalam majlis ta’lim..

Setelah menikmati indahnya pelangi di awal perjalanan hari ini, kini tiba giliranku pergi menemui guruku. Tokoh yang kukagumi pemikirannya, sikapnya dan kontribusinya bagi orang banyak.Khususnya bagi masyarakat di daerah kelahirannya. Hari ini beliau tiba di Yogya bersama putra ragilnya. Aku sudah mengosongkan “gelas” ku..dan aku sudah menyiapkan beberapa wacana yang ingin kudiskusikan. Dialah kakakku, sekaligus guruku. Sekitar 2 jam, kami bertiga (aku, Mas Atmo, dan Alvin) berdiskusi tentang banyak hal. Tentang keluarga, hikmah-hikmah dalam hidup, kondisi kekinian, masa depan, dll. Namun tetap saja, berada di antara para pejantan memang berbeda. Mereka tidak berperasaan alias cuek. TIdak peduli pada adiknya yang kelaparan. Pokoknya diri dulu diurus. Hal yang manusiawi. Namun membuatku membayangkan, seandainya ada Mba RIni yang ikut berdiskusi, pasti aku tidak akan sebegininya.

Time flies..Sampai maghrib kami menghabiskan waktu di toko buku- shopping dan taman budaya. Siang saat baru datang, kakakku belanja buku…saat mau pulang, sudah lewat maghrib, masih juga dia asyik dalam lobi dan tawar menawar dengan pak penjual buku. Masya Allah..Kutubuku sejati. Lalu jam 14-16 di taman budaya. Bersama Pengurus KPMDB, Komite Persatuan Mahasiswa Daerah Brebes-nya yogya yang sekarang. Kakakku alumni KPMDB, dan pernah jadi ketua KPMDB se jawa. Mengetahui kakakku ke Yogya, pengurus KPMDB langsung mengontak dan membuat janji untuk bertemu. Kupikir, hebat benar, kakakku ni. Udah nggak njabat organisasi, masih aja dilibatkan dalam segala hal. Dan saat diskusi aku berada disana. Lagak kayak orang bego lah, nggak tau apa-apa. Namanya juga belajar.Dapet diskusi, jadi dapet relasi juga, ni. Pulangnya, diajak mampir ke sekretariatnya, karena tiap malam jumat ada yasinan. Buat menyeimbangkan, gitu kata Aris, ketuanya yang baru. Ya, terimakasih atas tawarannya. Maaf, saya tidak biasa keluar malam. Dan mereka sangat maklum. Nice!!!itu kalo wawe bilang.. Perjalanan hari ini belum berakhir. Karena waktu sudah cukup malam untuk seorang Adistya, perjumpaan diakhiri. Kakak dan Alvin ke asrama muh1, dan aku ke asrama amanina. Alhamdulillah..ada luapan kegembiraan yang kurasakan. Namun aku tau tidak boleh berlebihan.

Advertisements

About Adistya

I'm a 22 years old girl. Just it. to be continue..

2 responses »

  1. oemar timbul says:

    Nice!! tackle…
    by: wex

    arep ngomong opo yo mau… dadi lali aku…. wkk
    yo wis lah rasah ngenei komen wae….

    sobat.

  2. Adistya says:

    Piye, to cah..cah…mesti ge’ podo iseng neng internet lab..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s