“Akurat, Jelas, Ringkas, Lengkap..”
Itulah kaidah penulisan ilmiah yang dididik oleh Pak Iwan, dosen pembimbing sekaligus pembimbing spiritualku. Awalnya, kaidah itu sangat bertolak belakang dengan gaya tulisanku, seorang Adistya, yang belum pernah menang PKM (halah, nggaya. Ikut aja belum pernah..he he), belum pernah ikut riset-riset ilmiah kecuali waktu masuk nominasi 5 besar LKTI di FEB tahun 2008 (Waktu itu pun tentang sosial ekonomi pertanian). Nggak berhubungan dengan ilmu eksak. Waktu itu bareng Indari (FEB ’05) dan Ian (PN’04). Maka gaya penulisanku cenderung deskriptif, panjang, penuh perasaan (alias nggak akurat), mungkin kadang nggak jelas juga (mungkin).
Makanya, mungkin, proses perbaikannya jadi luama buangets..melebihi proses yang biasanya dilalui teman-temanku..apalagi tema yang kuangkat terbilang baru di kapita selekta ilmu Teknologi Hasil Perikanan.
“Jenis Asam Lemak Mikroalga Tetraselmis suecica yang Berpotensi sebagai Biodiesel.”
